Aktivis Dakwah dan Gejolak Kejiwaan

Sedih, senang, kecewa, bahagia, bingung, cemas, gelisah, marah, dan tenang, kesemua itu adalah gejolak kejiwaan yang dihadapi oleh manusia sebagai bentuk unsur kemanusiaanya, tak kecuali aktivis dakwah, mereka juga manusia yang juga memiliki peluang dihampiri gejolak-gejolak perasaan seperti di atas.

Para aktivis dakwah diminta betul untuk bisa mengelola setiap kejolak yang menghampiri dirinya secara tepat. Jika tidak, maka ini bisa berdampak negative dalam kegiatan dakwahnya, bahkan dalam kondisi tertentu bisa menghancurkan citra sang aktifis dan citra dakwah itu sendiri.

Berikut ini adalah beberapa gejolak yang sangat mempengaruhi sang aktifis jika tidak di kelola dengan baik:

1. Gejolak Syahwat

Syahwat merupakan potensi fitrah manusia yang dikaruniakan oleh Allah swt kepada setiap manusia. Namun jika tidak dikelola dengan baik – apalagi oleh para aktifis dakwah yang belum menikah – tentu akan membuat sang aktivis terpeleset ke dalam jurang kehinaan karena memperturutkan hawa nafsunya. Entah berapa banyak manusia hari ini yang telah terjatuh lalu terjebak dalam kubangan syahwat dan kesenangan dunia, hingga ia gadaikan agamanya hanya untuk itu.

2. Gejolak Amarah

Ada yang bertanya apa persamaan orang yang sedang diselimuti marah dengan orang gila? Jawabanya adalah sama-sama kehilangan akal. Kenapa disebut kehilangan akal, karena pada saat marah “perasaan” lebih dominan dari pada “akal” sehat, maka kita sering melihat kalau orang sudah marah, dia pasti akan melontarkan kata-kata yang tidak pantas kepada orang yang dimarahinya bahkan cendrung berlebihan. Tidak hanya sampai di situ semua orang yang ada disekitarnya juga bisa kena batunya meski tidak melakukan apa-apa. Sampai tingkat paling berbahaya, rasa marah yang tidak diredam akan memicu pelakunya sampai pada tindakan membunuh orang yang dimarahinya.

Pada saat marah seseorang juga sedang dalam penguasaan setan, karena marah adalah salah satu pintu masuknya syaitan. Peluang marah tidak menentu juga bisa menghampiri para aktifis, maka para aktifis perlu mengelola gejolak ini dengan cara-cara yang diajarkan oleh Rasulullah saw.

3. Gejolak Heroisme

Dalam menjalankan aktifitas-aktifitas dakwah kita memang membutuhkan semangat heroik dari para kader, namun tentu ini juga harus dikelola secara baik, jangan sampai perasaan heroisme yang meluap-luap menjadi tidak terkendali sehingga menimbulkan dampak negative bagi si aktifis dan dakwahnya. Karena pada saat gejolak heroisme muncul, “perasaan” juga lebih dominan dari pada “akal”.

Dalam sirah, contoh seperti ini bisa kita temukan pada saat Rasulullah saw mengirimkan pasukannya ke daerah Maifa’ah, dimana saat itu Usamah bin Zaid bin Haritsah membunuh salah seorang yang telah mengucapkan kalimat syahadat. Kejadian ini membuat Rasulullah saw. marah, karena perasaan heroisme Usamah bin Zaid bin Haritsah telah membuatnya lupa terhadap perintah Rasulullah saw. untuk tidak membunuh orang yang mengucapkan syahadat.

4. Gejolak Kecemburuan

Untuk hal seperti ini, saya masih ingat kejadian yang dirasakan oleh para akhwat di FSI Nurul Jannah, dimana para juniornya protes terhadap seniornya karena lebih memperhatikan anggota yang baru ketimbang diri mereka. Ketika mereka baru masuk, para senior begitu memperhatikan mereka, ketika mereka sudah menjadi kader, perlahan perhatian itu semakin memudar, sehingga membuat kalangan akhwat pada saat itu menjadi sangat cemburu.

Rasa cemburu adalah hal fitrah, para aktifis dakwah adalah manusia biasa yang pasti juga diliputi perasaan cemburu, namun tentu kecemburuan ini harus dikelola dengan baik dan dengan prasangka yang positif, jangan sampai rasa cemburu justru melahirkan kekecewaan, lalu mengendorkan semangat dakwah dan mengakibatkan aktifitas dakwah menjadi terganggu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s