Rasuah Yang Bikin Rusuah

rasuah-ii-400x283Apakah itu Rasuah?

Apakah “rasuah” berasal dari bahasa Minangkabau? (kalau lasuah iya, hehehe)

Apakah ia berasal dari kata sansekerta? apakah yang kuno atau yang modern? (he…)

Atau ini kata yang berasal dari bahasa Yunani kuno?

Apakah “rasauah” mungkin berasal dari bahasa Arab? (kemana ini larinya)

Oke, mari kita investigas faktaknya.

————–

Kata “rasuah” pertamakali saya dengar pada akhir-akhir bulan januari kemarin (2013), tepatnya ketika aksi-aksi KPK yang baru-baru ini. KPK beberapa kali menyebutkan kata-kata ini, “apa yang dilakukan KPK dalam menegakkan antirasuah” begitu kira-kira kata Johan Budi juru bicara KPK ditelevisi. Di media cetak atau online pun juga sering saya temukan kata-kata ini. Saya sendiri sebagai orang awam agak bingung juga dengan kata-kata “rasuah”. Apa ya itu rasuah?

Karena kata-kata “rasuah” itu saya dengar ketika terjadinya kasus yang berkaitan dengan suap menyuap, atau “sogok manyogok” kata orang minang, maka saya mencoba menebak bahwa “rasuah pasti artinya itu”. tapi tetap saja saya tidak puas hehehe…, saya pengen tahu arti tepatnya dan pengertiannya lebih dalam, biar saya juga gak ketinggalan, karena zaman sekarang, apalagi dalam dunia politik dan hukum banyak sekali istilah-istilah yang aneh-aneh. Saya gak tahu motifnya apa kenapa pakai istilah-istilah segala.

DEFENISI

Saya mencoba mencari arti kata “rasuah” di kamus Bahasa Indonesia yang saya miliki , namun sayang tidak saya temukan. Karena zaman sekarang sudah canggih, maka menghadaplah saya kepada mbah google untuk meminta jawaban seputar kegelisahan saya ini. (hehehe… pakai gelisah segala😀 ).

Akhirnya mbah google menyarankan saya membacanya di wikipedia.org. Menurut wikipedia, “rasuah” itu merupakan kata latin dari corruptio dari pada kata kerja corrumpere yang artinya: busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik dan menyogok. tu kan.. cakupannya luas.. (ini enaknya belajar, jadi tahu lebih dalam).

jadi rasuah adalah

“Perilaku para pejabat-pejabat, pegawai-pegawai, termasuk politikus, yang secara tidak wajar atau tidak sah menurut undang-undang, memperkaya diri, atau memperkaya keluarga dan sanak family dengan menyalahgunakan kekuasaan yang telah dipercayakan kepadanya.” (Transparency International)

Dari sudut undang-undang kita, perbuatan rasuah mencakupi:

  1. Melanggar undang-undang yang ada
  2. Menyalahgunakan harta negara
  3. Merugikan negara
  4. Memperkaya diri sendiri dan kerabat

Dalam skop yang cukup luas, rasuah di dalam dunia politik bermaksud menyalahgunakan jabatan atau kewengan yang telah diberikan untuk kepentingan dirinya sendiri, keluarga, partai atau organisasinya sendiri. Perbuatan rasuah ini secara lebih luas bisa juga memudahkan perbuatan pelacuran, pemalsuan uang, suap-menyuap, penyelundupan, dan lain-lain yang berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan. “WOW!!”. Namun kita harus tetap membedakan mana perbuatan rasuah mana yang penyakit masyarakat. Misalnya wanita yang miskin, tidak punya kewenangan apa-apa di pemerintahan, lalu melacurkan dirinya di klub-klub malam atau tempat lainya bukanlah perilaku rasuah, melainkan penyakit masyarakat. Jadi rasuah itu penggunaan jabatan atau kewenangan untuk kepentingan pribadi. Dan perbuatan rasuah ini adalah musuh pembangunan sebuah negara.

Perbuatan rasuah tidak hanya dimulai oleh pejabat, tapi sering juga dimulai oleh masyarakat yang mempunyai kepentingan terhadap pribadinya, sehingga harus menyuap penjabat atau pegawai dulu agar apa yang diinginkannya bisa tercapai.

ADAB-ADABNYA (Keadaan Yang Dapat Mencetuskan Rasuah)

Rasuah ada juga ya adab-adabnya? tentu ada dong.., tapi yang saya maksud disini adalah keadaan yang dapat mencetuskan rasuah. Diantarannya adalah:

  1. Pemusatan kekuasaan
  2. Kurangnya ketulusan dalam mengurusi urusan negara, (sedari awal sudah ada maksud lain, selain mengabdi)
  3. Biaya politik yang mahal, seperti biaya untuk kampanye
  4. Proyek besar yang menggunakan uang yang sangat besar (seperti kasus proyek hambalang misalnya)
  5. Sikap individu tertentu dengan teman lama (karena segan atau balas budi)
  6. Lemahnya pemahaman mengenai undang-undang apalagi untuk melaksanakannya
  7. Kelemahan sistem pelaksana dan sistem hukum
  8. Kebebasan bersuara dan press dibatasi (bersyukur negara kita bersuara)
  9. Gaji penjabat atau pegawai yang kecil
  10. Rakyat yang tidak kritikal, mudah dibohongi, mudah ditutup mulutnya dengan uang, juga menjadi pintu terjadinya perbuatan rasuah ini. (jadi kita harus kritis mulai sekarang)
  11. yang terakhir, keadaan yang perluang terjadinya rasuah adalah pada saat-saat pemilu, entah itu tingkat RT/RW, Kecamatan, Daerah, Provinsi, apalagi Nasional.

DAMPAT BURUK DARI PERBUATAN RASUAH

Perbuatan rasuah yang tidak diberantas secara masif akan berdampak buruk, terutama dalam tiga hal:

  1. Akan hilangnya kepercayaan publik atau masyarakat kepada partai politik atau penjabat yang melakukan rasuah. Begitu juga dengan ranah hukum, masyarakat akan kehilangan kepercayaan kepada institusi dan penegak hukum jika hukum tumpul dan mudah diperjual belikan.
  2. Terhambatnya pembangunan, kemajuan ekonomi menjadi menurun akibatnya perbuatan ini.
  3. Kesejahteraan, perbuatan rasuah akan mengancam hidup jutuaan bahkan puluhan juta manusia yang hidup di negara penuh rasuah tersebut.

Demikianlah wejangan kali ini, Investigasi tidak mendadak terhadap kata-kata “rasuah”.

So… mari memerangi perbuatan rasuah…

———-

Sumber referensi:

1. http://ms.wikipedia.org/wiki/Korupsi_atau_Rasuah

2. http://tazkirahati.blogspot.com/2010/01/apakah-itu-korupsirasuah.html

5 thoughts on “Rasuah Yang Bikin Rusuah

  1. Pagi ini iseng mencari kata petahana dan rasuah di KBBI daring, yang ada hanya tahana. sementara rasuah ketika googling banyak mendapat referensi bahasa melayu. Bukankah kita sudah punya kata korupsi? kenapa harus pakai rasuah ya?

  2. Rasuah itu beradr bhs Arab “Rasywah”
    Jd ga ada hubunganya ma bhs yunani, sebaiknya sblm menulis artikel yg memutuskan kesimpulan,maka cari dl bahan tsb dr beberapa sumber agar valid, kl dr 1 sumber hal tsb bs membuat kita membagi2kan sebuah artikel yg salah yg menyebabkan pemahan orggpembaca jg ikut salah, sekedar saran aja gan, he hee…
    http://rubrikbahasa.wordpress.com/2013/02/24/rasuah/

  3. Menurut wikipedia, “rasuah” itu merupakan kata latin dari corruptio dari pada kata kerja corrumpere ?

    Rasuah > corruptio ?
    Ga nyambung sama sekali gan.

    Kl korupsi > corruptio” itu baru nyambung gan, mungkin agan salah menyimpulkan kali dr wikipedia tsb, yg dibahas wikipedia itu mungkin arti dr rasuah yaitu korupsi, dan korupsi itu berasal dr kata yunani “corruptio.
    Jd bukan asal kata rasuah itu yg dr bahasa yunani, tp korupsi.

    Kl artikel aga terbukti salah, sebaiknya disunting gan, dibenahi, atau mgkin dihapus trus post ulang dg yg telah diperbaiki.
    He heee🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s