“Munafik” Itu Kata Mereka

Baru saja hari jum’at kemarin (30/110) J.LO sapaan beken dari Jenifer Lopez menggelar konser di Jakarta dengan tema “J.Lo Dance Again World Tour 2012” yang menjadi trending topik dalam konser ini adalah PAKAIAN J.LO,

mang kenapa dengan pakaian J.LO?

Seksi banget ya?

Bukan…!! pakaianya sopan banget! hehehe…🙂

Mungkin pihak menajemen dan J.LO belajar dari kasus konser Lady Gaga, yang mana rame penolakan karena pakaian Lady Gaga yang gak sopan serta kontrofersinya seorang Lady Gaga. Maka Alhamdulillah, dalam konser kali ini J.LO mau menggunakan pakaian yang lebih sopan, biar gak ada yang protes. Silahkan lihat sendiri salah satu foto konser J.LO di Ancol kemarin yang saya kopi dari yahoo omg.

Tetap memukau penonton meski pakaiannya sopan

Tetap memukau penonton meski pakaiannya sopan

free-DTH2012113014-jpg_042519

Tapi biar begituan pakaiannya, Penampilan J.LO tetap oke kata yang nonton konser. Katanya lagi, karena memang suaranya bagus, penyanyi top mah bukan yang memamerkan tubuhnya tapi yang mampu membuat penonton berdecak kagum dengan suaranya. Bagaimana ya dengan artis wanita Indonesia?

Lalu apa hubungannya dengan judul di atas? kok kata-katanya “Munafik”

hehehe..😀, itu lah inti dari tulisan ini, INTINYA ADA PADA KOMENT teman-teman seputar baju para artis. Ketika artis luar negeri disuruh berpakaian sopan di dalam negeri, eh justru artis lokal yang dibiarin menari dengan busana super mini, bertaburan goyang dada dan pinggul, bikin kepala yang nonton pusing. Kalo sudah begitu orang bakal berfikir kita ini berat sebelah menegakan peraturan.Kok artis luar negeri dilarang berpenampilan seksi dan artis lokal dibiarkan menjamur begitu saja keseksiannya.

Kata-kata MUNAFIK dan sejenisnya yang mengarah ke situ ramai sekali dalam koment tersebut di atas. Mereka mencibir mereka yang marah-marah ketika artis luar negeri berpakaian seksi saat tampil namun tidak marah dengan artis dalam negeri jika melakukan demikian. Makanya sangking kesal meraka bilang “Munafik!”

Baca nich beberapa koment teman-teman yang saya kutip ketika memberikan komentar terhadap foto-foto konser J.LO di atas yang di posting oleh Yahoo OMG: http://id.omg.yahoo.com/foto/konser-sopan-jennifer-lopez-di-jakarta-slideshow/

Wayan barak: makanya,,,klu mau main ke Indo,,,harus yg sopan,,,klu nggk mau di serang sama angota itu.

Ontha Al BahLul: Negara munafik… artis/pendangdutan buka bukaan, erotis, buka kangkang tidak di urusin. Gajah di depan mata gak keliatan, semut dari jauh bisa diliat.

Nano: penilaian di liat dri orangnya mas, bukan negaranya, agnes monica malah belum senyadar J-Lo, waktu di trans tv n trans 7, agnes narinya ndugingin bokong, menjijikan

Mayoritas IQ Jongkok: Saking Sopannya liat Jempol sama kupingnya pun susah…”

Yuli: artis luar negri di wajibkan berpakaian gak seksi tapi artis di negara sendiri dibolehkan terbuka kayak penyanyi dangdut sampe susu nya mencolot keluar.. munafixx sumpah

Novan: Tuh Agnes Mon, bisa kan klo ngga seksi,,, yang penting SUARA….

Ipiet Maniez: artis luar negeri aje bisa menghormati INDONESIA , eh artisnya sendiri……..TELANJANG aje senengnya

Yas: Cambuk tuh buat artis Indonesia, yang kadang diatas panggung spt pake bj renang atau bahkan seperti dikamar, cuma pake kemben ama celana pendek aja. Dia pikir seksi, padahal ada sebagian org yg jijik melihatnya.

Norika: iya nih ,JLO aja bisa tuh menghargai budaya indonesia ,suara OK ,nah klo artis kita sebagian nya udh suara ga bagus penampilan abis2 an ga karuan menor n ga kwalitas banget .

Suzie: Penyanyi yang proffesional pasti lebih mengutamakan kualitas suara & koreografi diatas panggung, bukan menarik perhatian lewat kostum & goyangan2 sexy.

Nano: y begitulah, penyanyi yg berpendidikan tinggi, tau rasa hormat, malah makin banyak fans, bukan di benci fans(ex: lady gaga), karena kemanapun kita berada, kita harus beradaptasi, itulah teori hidup

Nah begitulah kira-kira reaksi teman-teman kita ketika mengkomentari foto konser J.LO di atas.🙂 benarkan gak salah judulnya? hehehe..🙂

Maaf ya sebelumnya, tulisan ini bukan untuk menyinggung kelompok mana pun, saya hanya ingin menyampaikan pesan

Kalau kita ingin menegakkan nahi mungkar, maka tegakkanlah untuk semua orang, jangan sebagian, karena orang akan mencap kita “MUNAFIK”, sebagaimana Rasulullah saw dulunya juga menegakkan nahi mungkar sampai ke keluarganya, “Jika seandainya anakku Fatimah yang mencuri, niscaya akan ku potong tangannya”

Demikianlah, semoga tulisan ini bermanfaat.😀

2 thoughts on ““Munafik” Itu Kata Mereka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s