Bung Hatta, Pahlawan Yang Terpinggirkan? (Spesial Hari Pahlawan Nasional)

Tidak beberapa hari lagi, kita bangsa Indonesia akan memperingati “Hari Pahlawan Nasional” sebuah peringatan tahunan kita sebagai bentuk penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan serta memberikan pengabdian kepada bangsa dan Negara ini.

Betapa terkejut saya pagi ini ketika membaca berita detik.com yang ditautan oleh seorang dosen di Universitas Bung Hatta di grup facebook  yang berjudul “Keluarga Lega Bung Hatta Terima Gelar Pahlawan Nasional”, dari judulnya saya sudah mulai curiga, apakah Bung Hatta belum juga mendapatkan gelar Pahlawan Nasional Selama ini?

Ketika saya membaca beritanya dan membaca berita terkait akan hal ini, memang benar, ternyata setelah 67 Tahun kemerdekaan Bung Hatta baru menerima gelar Pahlawan Nasional. Suatu hal yang membuat saya geleng-geleng kepala, kenapa semua ini bisa terjadi? Apa dosa Bung Hatta hingga gelar Pahlawan Nasional telat di sematkan?

Kita semua pasti tahu, Bung Hatta tidak akan meminta-minta gelar pahlawan nasional, karena bukan untuk itu ia berjuang memerdekakan bangsa ini, namun tentu sebagai putra-putri generasi penerus bangsa, tentu kita harus menghargai jasa beliau, atas pengorbannannya yang tiada henti selama ini.

Ada yang menarik dari pernyataan salah seorang pengamat politik Ray Rangkuti, kenapa tidak pada saat zaman Soeharto ditetapkan gelar pahlawan bagi Bung Hatta,  “Karena Soekarno-Hatta itu adalah dwitunggal. Mereka adalah bagian yang tak terpisahkan. Jika saat itu Soeharto hanya memberikan gelar pahlawan untuk Hatta, tentu ada pertanyaan kenapa hanya Hatta yang diberi?” ungkapnya.

Jika hanya Hatta yang diberi gelar maka pasti akan jadi sorotan di masyarakat. Dosa apa Soekarno pada Soeharto sehingga tidak diberi gelar pahlawan nasional, sementara Hatta dapat. Demikian yang dituliskan oleh merdeka.com.

“Maka mungkin Soeharto berfikir lebih baik tidak diberikan keduanya,” kata Ray.

Maka setelah puluhan tahun, Bung Hatta seperti pahlawan yang terpinggirkan, Jasanya ternafikan oleh politik.

Namun sebelum gelar disematkan, sedari dulu beliau telah menjadi pahlawan di hati masyarakat Indonesia.

Terimakasih atas jasamu Bung, Perjuangan dan pengorbananmu akan selalu kami ingat sampai mati, karena di dalam hati kami tidak ada kepentingan politik.

3 thoughts on “Bung Hatta, Pahlawan Yang Terpinggirkan? (Spesial Hari Pahlawan Nasional)

  1. salah satu tokoh favorit ak..
    mski resmi gelar pahlawannya barusan, tp gelar pahlawan memang sudah mnancap di hati rakyat indonesia sjak dulu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s