Ical & Mega, Memang Sudah Terlalu Tua untuk Nyapres..

Pernyataan Pak Taufiq Kiemas agar Ical dan Mega tidak nyapres di 2014 patut disambut baik dan diharapkan kepada kedua nama mau mendengarkannya dan mempertimbangkan kembali keinginan untuk maju.

Kita tidak melarang seseorang untuk berkeinginan maju menjadi Calon Presiden Indoensia 2014-2019, tapi sekedar himbauan untuk instrospeksi diri. Bahwa bangsa ini membutuhkan pemimpin yang Visioner, yang menegakan keadilan, dan yang memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Yang terfikir olehnya hanyalah bagaimana rakyat ini sejahtera dan bangsa ini maju. Ia nyaris tidak sempat mengurusi masalah isu-isu murahan yang tidak ada gunanya untuk rakyat.

Indonesia butuh pemimpin yang selalu legowo jika melakukan kesalahan dan lalu memperbaiki kesalahannya itu. Pemimpin yang menjadi teladan bagi masyarakat Indonesia. Pertanyaan apakah ada kesemua itu pada 2 calon tersebut? Ingatlah masyarakat sudah lihat kiprah kalian di panggung politik. Penilaian negatif lebih banyak menempel kepada kalian. Terlebih-lebih Ical punya permasalahan lumpur Lapindo, pasti masyarakat bakal berprasangka uang negara akan dikucurkan lagi untuk Lumpur Lapindo jika Ical jadi Presiden, sekarang saja masyarakat sudah berfikir seperti itu bahwa ada main antara Golkar dan PD untuk kucurkan anggaran APBN-P untuk Lumpur Lapindo dengan deal Golkar dukung pemerintah menaikan harga minyak.

Lebih dari itu mungkin banyak lagi noda-noda yang dilihat dan dirasa oleh masyarakat selama kiprah kalian di panggung politik.

Ini adalah himbauan instrospeksi diri, agar jangan sampai ambisi untuk nyapres 2014. Berikanlah amanah 2014 kepada yang lebih berhak dan yang lebih mampu untuk menanggung beban amanah sabagai presiden. Karena pertanggung jawaban sebagai pemimpin itu dunia akhirat. Sang Presiden akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat nanti atas rakyat yang di pimpinnya, jika ada yang terzhalimi dan tertelantarkan oleh Sang Presiden, maka segeralah duga, kira-kira sang Presiden berada pada posisi mana di mata Allah?

Sekali lagi ini himbauan Instrospeksi diri, agar kita tidak menjadikan diri kita celaka dan bangsa ini celaka jika dipimpin oleh orang yang tidak memiliki syarat kepemimpinan kenegarawanan dan tidak mempunyai kepedulian penuh akan kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

Kepada masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, juga harus instrospeksi diri dalam menentukan pilihan terhadap seorang pimpin atau wakil rakyat apalagi Presiden. Pilihlah dengan akal sehat setelah kalian menyeleksi siapa diantara mereka yang pantas untuk maju. Jangan asal tusuk atau contreng saja. Apalagi jika memilihnya karena sudah disogoki dengan uang. Na’udzubillah.

Pilihan kita menentukan masa depan ini, jadi berhati-hatilah.

Jadi kepada Pak Ical dan Bu Mega, kalian berdua memang sudah terlalu Tua untu nyapres..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s