Jeritan Seorang Anak (Selamat Hari Ibu…)

Tidak ada yang perlu kita pungkiri atas pengorbanan seorang Ibu. Mengandung seorang anak lalu merawatnya setelah lahir.

Pengorbanannya tidak sampai di situ, terkadang seorang Ibu ikut dalam membantu mencari nafkah. Berjuang membanting tulang, terlebih-lebih jika seorang Ibu itu telah ditinggal pergi suami dan ditambah umur yang semakin menua.

Dan saya salut dengan semua itu..

Tapi saya masih kecewa dengan peran para Ibu saat ini dalam mendidik generasi. Saya belum melihat perubahan yang signifikan dari generasi muda saat ini. Para remaja hampir tidak terkonrol pergaulannya, terutama di kota-kota besar.

Para Ibu tak lagi risih ketika anaknya dengan santai berpenampilan seksi, melihatkan sebagian besar keindahan tubuhnya kepada para lelaki yang bukan muhrimnya. Pergi bersama pacar sambil bergandengan atau berpelukan hangat. Ketika malam minggu tiba, generasi penerus itu berhamburan melepas rindu.

Ibu…

Tak ada yang perlu kami pungkiri atas jasa mu.

Tapi ketahuilah, Saat ini para anakmu merindukan pendidikan yang baik dari mu…

Selamat hari Ibu.., semoga peran Ibu dalam mendidik generasi semakin membaik…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s