Pembebasan Palestina Adalah Urusan Kita, Tak Perlu Memintanya ke AS

Seperti yang disampaikan oleh PM Palestina Ismail Haniya dalam khutbah Idul ‘Adha bahwa kita sendiri yang akan membebaskan Palestina dengan cara merebutnya kembali dari tangan para penjajah.

Rasanya cukup aneh kita umat Islam meminta dukungan dan restu dari negara-negara barat yang jelas-jelas menolak keberadaan Palestina untuk mendapatkan status kenegaraan resmi sebagai anggota penuh PBB. Terlebih-lebih jika kita mengemis-ngemisnya kepada AS yang sejak dari dulu-dulunya tak pernah memiliki itikad baik untuk mendukung berdirinya negara Palestina merdeka.

Saya teringat dengan tulisan Ustadz Anis Matta dalam bukunya “Dari Gerakan ke Negara”, dalam buku tersebut beliau menceritakan ketika tahun 1994 kita memprotes AS terhadap standar gandanya dalam menyelesaikan masalah pembantaian Muslim Bosnia Herzegovina. Di depan Dubes AS kita marah-marah lalu menuntut mereka untuk menegakkan HAM di Bosnia jika memang AS negara yang menjunjung HAM. Setelah dipojokkan seperti itu, Sekretaris Dubes AS sambil tersenyum berkata,

“Jika merasa kaum Muslimin Bosnia adalah saudara-saudara Anda, mengapa bukan Anda saja yang pergi ke sana membela mereka? Mengapa Anda mengharuskan orang-orang  Amerika mengirim putra-putri mereka untuk membela orang-orang yang Anda anggap saudara-saudara Anda sendiri? Mengapa kami yang harus membela saudara-saudara Anda?”

Para aktivis Islam yang melakukan protes itu terdiam seribu bahasa, dia tidak tahu harus menjawab apa atas pernyataan dari orang Amerika tersebut. Dia benar, mengapa kita harus menuntut mereka untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan orang-orang yang kita anggap saudara kita sendiri.

Masalah Palestina adalah masalah kita, dan kita yang akan membebaskannya, merebutnya kembali dari tangan penjajah Israel dengan perjuangan penuh. Yang perlu kita lakukan kali ini adalah memfokuskan kerja dakwah kita dalam membangun kembali umat yang sudah tertidur lama ini, dan mempercepat laju pertumbuhannya. Dengan begitu Insya Allah ke depannya kita akan lebih punya kekuatan dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan saudara-saudara kita, termasuk pembebasan tanah Palestina. Seperti halnya Turki saat ini, dengan kekuatan politik ia tekan negara-negara yang tidak menegakkan keadilan dan HAM di muka bumi.

Kita akan selesaikan semua ini dengan elegan. Tidak seperti mereka menyelesaikan masalah. Kita akan selamatkan masyarakat dunia dari kebodohan dan kezhaliman para pemimpin mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s