Di Sitinjau Lauik, Berhati-hatilah..

Ini pengalaman saya selama berkendaraan dengan motor melewati Sitinjau Lauik yang merupakan jalan utama Solok-Padang.

Pengalaman ini terjadi 1 bulan yang lalu, tepatnya hari minggu sore tanggal 18 September 2011. Ketika itu saya dan teman yang berboncengan dibelakang terjatuh di antara jalan panorama dua dan satu. Kami pada saat itu baru balik dari sawahlunto, ke tempat akhwat yang pada hari sebelumnya ayahnya meninggal dunia.

Hari itu baru selesai hujan, jalan dari solok ke kota padang tampak basah, ditambah lagi juga jalanan yang cukup ramai, terutama ke arah padang. Maklumlah, rata-rata para mahasiswa dan orang yang bekerja di padang, rata-rata balik ke padang pada minggu sore.

Sesampai perbatasan Solok-Padang, kendaraan tidak bisa melaju lebih kencang lagi karena jalanan yang mulai menurun. Tidak bisa kencang disebabkan karena mobil besar yang membawa angkutan yang sangat berat yang turunnya lambat seperti jalan kura-kura, jadi terpaksa semua kendaraan harus mengekor dibelakangnya, dan jika da kesempatan baru dipotong dan ngeebbuuuttt……

Namun saya dan pengendara yang lainnya baik motot mau mobil tidak bisa terlalu leluasa dalam mengendarain kendaraan, karena ya itu tadi, jalanan rame ditambah lagi mobil bonsor nan lambat.

Selama perjalanan menurun, saya yang mengendarai sepeda motor metic hanya bisa mengerem agar ni motor gak meluncur ke bawah. Pembaca semua pasti tahulah bagaimana motor metic, gak punya gigi, jadi kalau jalan menurun itu ya meluncur. Pernah juga ada yang bilang kalo menurun gas harus tetap dimainkan agar bisa nahan ban kayak motor bergigi kalau gigi satu bisa nahan laju kendaraan saat menurun, jadi tidak meluncur.

Tapi, tetap saja usaha itu tidak berhasil, saya sudah mencobanya, tetap saja motor metic makin lama makin kencang dalam penurunan jika tidak di rem. Jdi, untuk menghindari menabrak kendaraan orang maka saya harus berjibaku menggunakan rem muka dan belakang agar motornya tidak meluncur.

Tapi apalah dikata. Malang indak dapek dek awak. Mungkin ini juga sudah takdir Allah swt. saya sudah berhati-hati bahkan ketika mengerem. Ketika sampai pada jalan yang licin di penurunan, ternyata roda motor saya tidak berhenti ketika direm, tapi malam tergelincir dan akhirnya saya dan teman saya terjatuh. Dan untung tidak menabrak mobil depan, dan untung juga kendaraan di belakang berhenti ketika kami terjatuh. Dan untung juga saya dan teman tidak luka parah. Maka saya pada saat itu lansung berucap syukur Alhamdulillah, karena Allah masih memberikan pertolongannya kepada kami.

Dan, dari pengamalan itu, saya mendapatkan pelajaran yang berharga, bahwa syukur itu tidak hanya diucapkan ketika kita mendapatkan hadiah atau kesenangan saja, tapi juga ketika duka, kecelakaan, atau kerugian. Bersyukurlah Karena Allah masih menolong kita. Coba jika mobil dibelakang menggilas kami, apa jadinya situasi pada saat itu? tapi syukur Alhamdulillah karena Allah menolong kami, dan kami hanya luka sedikit.

Jadi inti dari tulisan saya kali ini, saya ingin berbagi pengalaman dan sekaligus ingin mengatakan, untuk berhati-hati selama penurunan di Sitinjau Lauik, terutama pada penurunan yang curam, apa lagi hari hujan, terlebih-lebih lagi yang menggunakan motor metic. Kepada teman-teman yang sering melewati jalan itu berhati-hatilah agar selamat sampai tujuan. Dan jangan lupa sebelum berangkat berdoa kepada Allah untuk diberikan keselamatan selama diperjalanan.

Ajakkan saya untuk berhati-hati untuk sobat Sumatera Barat bukan untuk menakut-nakuti, karena saya tadi baru saja lewat jalan itu lagi dengan motor metic, dan Alhamdulillah kejadian sebulan yang lalu tidak terjadi.😀

Oke.. itu dulu…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s