Ketika Doni Al Siraj Bertemu Dengan Benyamin Netanyahu

Setelah saya bertemu dengan Ismail Haniya di jalur Gaza, saya lansung pamit untuk melawat ke Turki untuk bertemu dengan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membicarakan masalah kemanusian dan pemberian bantuan ke Negara Miskin di Afrika.

Untuk masalah patner kerja, saya lebih percaya dengan Turki karena pemimpinnya yang sepaham dengan saya.

Alhamdulillah, Akhirnya sampai juga di Bandara International Ataturk Kota Istanbul. Di tempat pejemputan penumpang saya sudah ditunggu pegawai kenegaraan, karena memang saat ini saya akan berusan dengan kepala negaranya. Hehehe🙂 Asyik… di Turki dapat tompangan gratizz..

Untuk pertama saya ke hotel dulu, saya diperbolehkan untuk memilih hotel untuk saya menginap malam ini, dan saya memilih hotel Sultanhan Hotel Istanbul. Karena saya mau melihat gaya arsitekturnya yang keren itu. Beginilah gaya arsitek kalau nginap

Malamnya saya bertemu dengan Mr. Erdogan, PM Turki yang sangat disegani.

Assalamu’alaikum ya Akhi” sapa Erdogan ramah.

“Wa’alaikumsalam Wr.Wb.” jawab saya. Luar biasa kataku dalam hati, karena beliau mendahului salamku.

Kemudian kami berpelukan sebagai tanda pertemuan saudara seiman sekaligus seperjuangan meski kami beda Negara.

Kami bertemu dan berbincang mengenai masalah kemanusian pada acara makan malam di kantornya. Dan akhirnya beliau menyetujui dan mau membantu saya melakukan aksi kemanusiaan di beberapa Negara Miskin di Afrika. Setelah itu saya pamit untuk kembali ke hotel, dan sebelum saya pamit beliau mengundang saya untuk hadir besok dalam pertemuan pembahasan perdamaian Israel-Palestina, yang kebetulan besok akan dihadiri lansung oleh PM Israel sendiri, yaitu Benyamin Netanyahu. Karena Mesir sedang dalam rekonstruksi negaranya pasca revolusi beberapa bulan yang lalu, maka yang menggantikan urusan perdamaian Israel-Palestina adalah Turki.

Dalam perjalanan ke hotel terbetik dalam hati saya kekaguman kepada Erdogan, penyambutannya sangat hangat, memang kalau bertemu dengan ikhwah yang telah menjadi orang besar sangat luar biasa. Muhammad Ba’di dari Ikhwanul Muslimin dan Ismail Haniya di Palestina juga tidak kalah hangatnya kepada saya.🙂 hehehe… Saya sangat senang sekali bisa bertemu dengan orang-orang hebat seperti mereka. mereka memang menginspirasi.

Shubuhnya saya sudah bangun, ini shalat shubuh perama saya di Turki, dan saya menyempatkan diri sholat berjama’ah di mesjid dekat hotel, Setelah itu saya tilawah al-Qur’an dan membaca Al-Ma’tsurat di sana. Setelah itu saya kembali lagi ke hotel untuk bersiap-siap, lalu sarapan pagi dan berangkat ke gedung pertemuan tempat perundingan damai antara Palestina-Israel diselenggarakan.

Terlihat orang-orang sudah ramai di sana, sebagai tanda bahwa acara akan segera dimulai. Tak disangka ketika saya menghampiri Recep Tayyip Erdogan ternyata ada Benyamin Netanyahu juga di sana. Aneh juga biasanya tamu datang paling belakangan atau pas acara dimulai. O..iya saya lupa, inikan bukan di Indonesia yang waktunya selalu molor..

Kali ini saya mendahului Mr. Erdogan mengucapkan salam, lalu kami berpelukan. Lalu Benyamin Netanyahu meilhat saya agak lain, mungkin dia heran dengan saya pemuda yang sepertinya sangat akrab sekali dengan Erdogan. Lalu Mr. Erdogan memperkenalkan saya kepada Benyamin Netanyahu, tapi saya tidak mau bersalaman dengan dia, males banget bersalaman dengan dia. saya hanya menyebutkan nama saja, “My Name is Doni Al Siraj”.

Lalu saya bilang ke dia. “You know, man is able to smell the heaven because of his good deeds, and I am sure, you’ve smelled Hell for deeds-deeds in Palestine.” (Bapak tahu, Manusia itu dapat mencium bau surga karena amalan kebaikannya, dan saya yakin Bapak sudah mencium bau Neraka karena amalan-amalan Bapak di Palestina.)

Dia kelihat kesal karena perkataan saya, namun dia berusaha tetap tenang. Dan dia hanya bilang “Thank you”. Sementara Mr. Erdogan kesulitan menahan tawa karena sindiran saya itu. Hehehe…🙂

Itu mimpi Saya!!, Mana Mimpi Mu?? Hehehe🙂

5 thoughts on “Ketika Doni Al Siraj Bertemu Dengan Benyamin Netanyahu

  1. Hehehe😀 itu cuman imajiner saja Syandrez.., tapi saya gak tahu juga kenapa punya ide buat nulis yang kyk beginian hehehe…, itu inspirasi datang sendiri saja..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s