Karena Kita Tidak Selamanya Hidup di Dunia Ini..

Pernahkah kita bertanya kenapa Allah memerintahkan kepada kita untuk beriman kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan yang lain. Beramal hanya karena-Nya bukan karena yang lain. Mencintai hanya karena-Nya bukan karena yang lain. Sedih karena-Nya. Sampai gelisahpun karena-Nya, gelisah karena takut jika amal perbuatan yang telah dilakukan tidak diterima di sisi-Nya. Apakah menurut kita itu hanya sekedar perintah, atau memang hal penting yang berhubungan erat dengan kehidupan kita selanjutnya di akhirat nanti.

“Tiadalah berarti bagiku dunia ini, di dunia ini aku bagaikan orang yang berkendaraan dan mampir bernaung di bawah pohon, kemudian pergi meninggalkan pohon tersebut” (HR at-Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud) bagitulah sang Nabi saw mengartikan kehidupan. Seperti makhluk Allah lainnya, kita juga akan mati, meninggalkan dunia yang fana ini.Lahir ke bumi tanpa membawa apa-apa lalu pulang dengan membawa beberapa lembar kain putih yang akan lapuk dimakan tanah, bahkan ada yang tidak pakai kain putih, dikubur hanya dengan baju yang dikenakannya, seperti para syuhada misalnya.

Kita patut mensyukuri hidup kita. Mensyukuri semua pemberian Ilahi. Begitu Maha Pemurahnya Dia, sampai-sampai rezki untuk orang-orang kafir pun di jamin. Bahkan banyak dari mereka yang menjadi kaya raya. Namun apalah artinya kaya raya tanpa keimanan kepada Allah swt.

Namun itu hanyalah kenikmatan yang dapat kita nikmati sementara karena terbatasnya jatah hidup kita di dunia ini. Setelah itu kita tidak akan dapat merasakan kenikmatan dunia ini lagi. Rasa sakit saya rasa dapat memberikan contoh betapa kita tidak dapat menikmati makan, minum, tidur, belajar dan bermain dengan nikmatnya seperti diwaktu sehat. Itu baru rasa sakit, bagaimana dengan kematian?

Sebab karena kita tidak selamanya hidup di dunia ini maka pergunakanlah setiap waktu yang telah diberikan Allah kepada kita dengan menaburinya dalam ketaatan kepada-Nya. Menyiram kehidupan ini dengan kebaikan yang banyak. Karena hanya dengan itulah hidup kita akan menjadi lebih berarti dan lebih bermakna.

Bila kematian telah menjemput, barulah kita benar-benar menyadari betapa pentingnya hidup dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah swt. Namun, jangan sampai ada di antara kita yang menunggu kematian untuk menjelaskan semua ini, karena itu hanya akan membuahkan penyesalan, karena kita tidak mungkin lagi kembali ke dunia ini untuk berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya setelah kematian datang menjemput kita..

2 thoughts on “Karena Kita Tidak Selamanya Hidup di Dunia Ini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s