Kenapa Ketika Kita Telah Berjamaah Semuanya Menjadi Lambat?

Ini adalah hal yang saya rasakan sejak lama, memuncaknya kemarin. Ada yang salah dalam menajemen organisasi dan menajemen pengangkatan acara. Kenapa setelah kita berjamaah semuanya menjadi lambat?

Bukan system berjamaahnya yang menyebabkan semua pekerjaan menjadi lambat, melainkan murni kesalahan dan kekurang cekatan dalam mengelola pekerjaan dalam sebuah jamaah.

Seperti yang kita ketahui, bahwa sejatinya keberjamaahan itu tentunya memudahkan dalam melaksanakan pekerjaan. Jika pekerjaannya berat akan terasa ringan jika dikerjakan bersama-sama, jika pekerjaannya banyak tentu akan lebih mempercepat pekerjaan dari pada mengerjakannya sendirian.

Ada dua factor yang menyebabkan program kerja yang dikerjakan secara berjamaah menjadi lambat selesainya:

1. Berilmu, berpengalaman, tapi lemah kemauan. Ini jelas melambatkan pekerjaan, seberapa hebatpun orang, seberapa berpengalamanpun orang jika dia tidak mempunyai komitmen, lemah kemauan dalam bekerja, pemalas, pastinya akan menyebabkan sebuah pekerjaan menjadi lambat untuk diselesaikan.

2. Tidak berilmu, tidak berpengalaman dan lemah kemauan. Factor kedua ini tentu lebih buruk dari pada factor yang di atas dan tentunya tidak akan menyelesaikan pekerjaan yang dilaksanakan secara berjamaah.

Lalu, apa factor-faktor yang menyebabkan system berjamaah menjadi lebih efektif dan berjalan seperti yang diharapkan?

1. Ilmu, seseorang yang melakukan pekerjaan secara berjamaah tentu harus memahami bagaimana cara mengelola pekerjaan secara bersama, mulai dari menajemen pembagian tugas dan menajemen perbedaan pendapat. Peran ilmu sangat urgen disini.

2. Pengalaman, ini bukan satu-satunya, tetapi sangat membantu pekerjaan. Dengan pengalaman kita menjadi lebih mudah dalam menyelesaikan pekerjaan dan tentunya lebih cepat.

3. Kemauan, tidak hanya cukup berilmu dan berpengalaman, kemauan dalam bekerja bersama-sama merupakan point utama dalam menentukan kesuksesan dalam berjamaah. Jika ilmu dan pengalaman seseorang organisator minim, kemauan yang tinggi untuk belajar dapat membantunya.

4. Kedewasaan, hal ini sangat dibutuhkan ketika terjadi perbedaan pendapat dan disaat yang lainnya hilang komitmen. Kedewasaan seseorang akan mengatasi semua itu.

5. Komitmen, komitmen adalah anak dari kemauan. semuanya hendaklah berkomitmen dalam menjalankan tugas-tugasnya. Pekerjaan sebesar apapun bahkan yang paling kecil sekalipun tidak akan pernah selesai jika tidak ada komitmen dalam menyelesaikannya. Dalam sebuah Anonim dikatakan,

“Ada perbedaan antara minat dan komitmen. Ketika kamu berminat melakukan sesuatu, maka kamu akan melakukannya hanya jika memungkinkan. Ketika kamu berkomitmen melakukan sesuatu, kamu tidak menerima dalih atau alasan. Dan hanya peduli pada pencapaian”

Berjamaah adalah suatu kata yang teramat indah. Terangkai dalam makna kebersamaan demi cita-cita yang besar. Dengan berjamaah kita bisa melahirkan hal-hal besar bukan sebaliknya. Maka sadarilah itu.

2 thoughts on “Kenapa Ketika Kita Telah Berjamaah Semuanya Menjadi Lambat?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s