Feeling..

“Sebab, dengan perasaan hati yang tenang dan pikiran yang dingin akan memudahkan kita dalam menghadapi semua persoalan kehidupan.”


Dalam sebuah hadits (maaf saya lupa riwayat haditsnya) diceritakan pada saat itu Aisyah ra. Istri Rasulullah saw. cemburu berat ketika salah seorang sahabat mengantarkan bejana berisi makanan untuk Rasulullah saw., sementara Rasulullah saw. sedang berkumpul dengan para sahabatnya di rumah Aisyah. Makanan itu berasal dari Istri Rasulullah saw. yang satu lagi. Mendengar hal itu Aisyah lansung marah dan menghempaskan bejana makanan itu kelantai sehingga pecah dan makanan tersebutpun berserakan.

Apa yang terjadi setelah itu?

Bagaimana sikap rasulullah saw melihat tingkah Aisyah yang memecahkan bejana makanan di hadapan Rasulullah saw. dan para sahabatnya?

Satu hal yang sangat mengejutkan terjadi. Diluar dugaan kita. semua kita pasti akan mengatakan bahwa Rasulullah saw. akan marah kepada Aisyah terhadap tindakkannya itu. Namun ternyata Rasulullah di depan para sahabatnya yang menyaksikan kejadiaan hanya berkata dengan santai, “ibumu (Ummulmukminin) sedang cemburu” sungguh pengelolaan perasaan yang sangat luar biasa.

Secara psikologis normal Rasulullah saw bisa saja marah, karena pada saat itu Aisyah memecahkan bejana makanan di depan para sahabat Rasulullah saw. bisa dibayangkan bagaimana situasi itu, belum lagi ketika itu Rasulullah saw. juga seorang pemimpin Negara (Presiden), seorang panglima perang, dan yang terpenting adalah berliau adalah seorang Rasul Allah. Bisa saja karena gengsi Rasulullah saw. marah besar. Tetapi Rasulullah saw. melihat dengan cara yang berbeda, bagi beliau rasa cemburu Aisyah  yang lansung memecahkan bejana makanan adalah sebuah perasaan yang biasa. Dengan cukup mengatakan “Ibumu (Ummulmukminin) sedang cemburu” maka selesailah perkara. Dan semuanya bisa menghirup udara tenang.

Ustadz Anis Matta mengatakan mencapai tinggakatan ketenangan batin dan jiwa sehingga mampu mengelola perasaan dengan baik seperti yang dilakukan Rasulullah saw adalah hal yang sangat sulit, namun berusaha untuk menuju kearah sana sangat penting agar kita bisa memenajemen hati kita dalam setiap keadaan. Sebab dengan perasaan hati yang tenang dan pikiran yang dingin akan memudahkan kita dalam menghadapi semua persoalan kehidupan.

Untuk memudahkan kita dalam mengelola perasaan, maka memulai dari awal sejak perasaan bergejolak adalah salah satu kuncinya selain kedekatan diri kepada Allah swt.  Sebab jika kita telah membuat perasaan ini berlarut-larut tanpa memenajemennya, apakah entah itu karena kesentrum cinta atau sakit hati karena dicaci maka ini akan menyebabkan kita kesulitan dalam mengelola perasaan.

Perasaan berperan penting dalam sukses atau tidaknya masa depan kita. saya yakin kita semua pernah merasakannya. Betapa sulitnya menyelesaikan pekerjaan atau tugas kuliah ketika perasaan kita sedang kacau. Ketika perasaan kita sedang sakit, ini akan mengakibatkan kita lemah semangat dan lebih banyak murung (alias frustasi) sehingga berdampak juga pada pekerjaan dan aktifitas-aktifitasnya yang lain.

Perasaan cinta yang tidak dikelola dengan baik juga akan mempengaruhi aktifitas.Oorang-orang seperti ini akan sering menghayal, melamun dan senyum-senyum sendiri sehingga pekerjaan dan aktifitas-aktifitasnya pun menjadi terbengkalaikan.

So, mengelola perasaan ini penting dalam kehidupan. Sebab perasaan yang tidak bisa dimenajemen dengan baik bisa menghancurkan kehidupan kita. Bukti dalam hal ini sudah banyak, ada di sekitar kita.

Mari terus dekatkan diri kita kepada Allah swt. agar selalu menjaga perasaan ini dalam keadaan baik dan selalu dalam mengingat-Nya. Dan ingatlah selalu bawah ujian Allah tidak akan melebihi kemapuan kita. Maka berfikir positiflah…

2 thoughts on “Feeling..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s