Catatan Spesial Maulid Nabi Muhammad Saw

Alhamdulillah…dengan adanya peringatan Maulid Nabi saw membuat kita tidak lupa akan sosok makhluk mulia yang dicintai Allah itu. Di era sekarang cukup mudah bagi manusia melupakan sosok Rasulullah saw karena kehidupan dunia sekarang yang memang mengarahkan kita untuk lupa, jangankan untuk mengingat Rasulullah saw, mengingat bahwa dirinya adalah seorang muslim dan penya kewajiban kepada Allah saja sudah banyak yang lupa atau melupakan diri. Maka diperlukan pencerahan, dan sesungguhnya memperingati Maulid Nabi Muhammad saw sejatinya untuk memberikan pencerahan kepada umat Manusia akan keislamannya dan bahwa dulunya kita punya seorang Nabi yang begitu cintanya kepada kita, sampai-sampai ketika ajal menjemput pun beliau masih sempatnya menyebut nama kita. Semoga Allah menambahkan kemuliaan kepada Shallahudin Al Ayubi yang telah memprakarsai hal ini demi kebaikan umat Islam.

Jika persebsi kita telah sama bahwa memperingati Maulid Nabi Muhammad saw sebagai sebuah pencerahan bukan sekedar mendengarkan atau menapaktilasi kembali sejarah hidup beliau saw, maka yang harus kita ketahui adalah apa hikmah yang harus kita ambil dari peringatan ini? Karena sering kali kita memperingati Maulid Nabi saw hanya sebatas simbolik peringatan saja tanpa ada lompatan tanpa ada pelajaran yang kita ambil karena seperti yang disampaikan tadi bahwasanya peringatan Maulid Nabi saw ini adala “Sebuah Pencerahan”.

Hikmah yang dapat kita ambil dan benar-benar harus kita aplikasikan dalam kehidupan kita dalam memperingati Maulid Nabi saw agar kita dapat melompat lebih tinggi adalah:

1.       Maulid Nabi saw adalah Momen Mengingatkan Kita Kembali bahwa TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan MUHAMMAD ADALAH UTUSAN ALLAH. Rasulullah saw lahir untuk memperbaiki kehidupan kita terutama hubungan kita dengan Sang Pencipta. Beliau saw memberitahukan kepada kita bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa beliau saw adalah Rasul Allah dan tidak ada nabi lagi setelah dirinya. Dan hendaknya semua umat Islam memperbaharui dan meningkatkan keimannnya kepada Allah swt. Karena Allah itu benar adanya dan semua kita akan dipulangkan kepada Allah swt. Mari Saudara-saudaraku kita dekatkan diri kita kepada Allah swt. Kita murnikan ketaatan kita hanya kepada-Nya

2.       Maulid Nabi saw adalah Momen Memperbaiki Akhlak. Nabi saw selama hidupnya selalu menyebarkan akhlak mulia sehingga siapa saja apakah itu kawan atau musuh pasti sepakat dan tidak akan mengingkari bahwa sesungguhnya Rasulullah saw adalah orang yang berakhlak mulia. Jika seandainya binatang dan tumbuh-tumbuhan bisa bicara maka mereka tentu akan mengatakan hal yang sama. Dan hendaknya momen Maulid Nabi saw ini menjadi momentum bagi kita untuk melakukan loncatan dalam memperbaiki akhlak.

3.       Maulid Nabi saw adalah Momen Meningkatkan Pengetahuan Keislaman Kita. Mengingat Rasulullah saw mengingatkan kita akan risalah Islam yang beliau bawa, maka hendaknya seluruh umat Islam menjadikan maulid Nabi saw ini sebagai momentum untuk menambah pengetahuan dan kepahamannya akan ajaran Islam karena hanya dengan itulah keberisalaman kita menjadi benar dan benarnya cara kita berislam menentukan cinta dan ridho Allah kepada kita. Yang perlu kita kehui adalah bahwa Rasulullah saw adalah orang cerdas dan hendaknya kita sebagai umatnya juga cerdas.

4.       Maulid Nabi saw adalah Momen Untuk Lebih Meningkatkan Taraf Hidup. Rasulullah saw semasa hidupnya adalah orang yang tangguh dan pantang menyerah, terlihat dari kehidupannya yang sejak kecil sudah ditinggal oleh orang tuanya dan kakeknya sendiri. Kesusahan hidup tidak membuatnya surut. Justru semangatnya untuk meningkatkan taraf hidupnya sehingga menjadi pemuda yang kaya raya terbukti dengan mahar nikahnya yang besar ketika menikahi Siti Khadijah. Kesusahan Rasulullah saw dalam hidup dan memperjuangkan Islam juga tidak menurunkan keimannannya kepada Allah menurun jurstru semakin meningkat, maka hendaklah kita juga seperti itu.

5.       Maulid Nabi saw adalah Momen Untuk Mengingat Kematian Kita. Sebagaimana kita manusia, Rasulullah saw juga manusia. Maka jika sosok mulia dan dicintai Allah saja diberi batas hidup apalagi dengan kita. Maka hendaklah kita selalu ingat bahwa kita adalah manusia, makhluk lemah, yang punya batas waktu untuk hidup. Dan cepat atau lambat kita pasti akan mati. Baik atau buruknya kematian kita tergantung kita, seperti apa kita menjalankan kehidupan. Apakah sesuai dengan koridor Islam atau tidak. Kitalah yang menentukan mati kita seperti apa, sebagai orang mulia atau sebagai seorang yang hina.

One thought on “Catatan Spesial Maulid Nabi Muhammad Saw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s