Mengantisipasi Keberguguran Di Jalan Dakwah

Fenomena berguguran di jalan dakwah seperti yang telah disampaikan oleh Ustadz Fathi Yakan dalam bukunya merupakan suatu penyakit yang sering kali terulang. Kurangnya antisipasi dan perhatian kita akan hal ini menyebabkan penyakit berguguran di jalan dakwah ini akan selalu menghiasi perjalanan dakwah kita.

Menganggap enteng hal ini dan mengatakan ini hal yang lumrah dan pasti akan terjadi adalah suatu kesalahan besar. Saya melihat ini lebih kepada sikap keputusasaan. Bagaimana pun suatu penyakit di jalan dakwah, Allah dan Rasul-Nya sudah menyiapkan obatnya, itu tandanya menganggap enteng apalagi mengatakan ini hal lumrah yang terjadi adalah suatu sikap yang benar dan sangat menyesatkan.

Ustadz Fathi Yakan telah menerangkan kepada kita betapa besarnya dampak berguguran di jalan dakwah ini. Apalagi jika yang berguguran itu para pemimpin atau kader inti dalam lembaga dakwah itu sendiri, tentu bisa saja nnti mereka membocorkan rahasia jama’ah kekhalayak umum sehingga ini dapat melemahkan pergerakan dan jama’ah itu sendiri.

Oleh karena itu untuk mengantisipasi itu semua agar kader dakwah tidak berguguran di jalan dakwah maka kita perlu mengaplikasikan beberapa kiat yang Insya Allah dapat mengobati keberguguran di jalan dakwah ini. Inilah obatnya:

1.      Menguatan Aspek Tarbiyah (termasuk di dalam ini adalah meningkatkan Ruhiyah, kedekatan kepada Allah swt.)

2.      Meningkat Pemahaman

3.      Meluruskan Niat Hanya Kepada Allah swt.

4.      Proposional dalam Memposisikan Anggota

5.      Memberdayakan Semua Anggota

6.      Menghindari Konflik Internal

7.      Taat kepada pemimpin

8.      Disiplin Dalam Segala Hal

9.      Menguatkan Kemauan

10.   Menghindari Sikap Ekstrem dan Berlebihan

11.   Menghindari Sikap Mempermudan dan Menganggap Enteng

12.   Menjauhi Hati dari Cinta Dunia dan Takut Mati

13.   Sigap dalam Menyelesaikan Persoalan

14.   Menampilkan Teladan yang Baik

15.   Terakhir tidak Mengumbar Aib dan Menfitnah Saudaranya Sendiri

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dan di aplikasikan di dalam keseharian kita di dalam berdakwah. Mohon maaf jika saya tidak menjelaskan kesemua point di atas, karena menurut saya semua itu sudah dipahami maksudnya oleh para aktivis dakwah, tinggal kita bersama-sama mempraktekkannya di dalam kehidupan kita.

Semoga Allah merahmati kita semua dan mengumpulkan kita di dalam surganya kelak. Amiin

Wallahu ‘Alam bish-shawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s