Rumus Sederhana Kehidupan

Tuluslah menjalani hidup. Jika kita lapang hati menerima kebaikan, maka terimalah keburukan itu juga dengan lapang hati. Karena apa yang terjadi dalam hidup kita, itulah yang terbaik untuk kita. Sayang, sering kali kita tidak menyadari itu. Kita sering merasa hebat dari Tuhan, lebih tahu mana yang terbaik padahal tidak. Maka, jika anda telah tahu, sadarilah itu.

Tentukan Arah Hidup. Harus ada arah hidup, janganlah berjalan di atas bumi ini dalam keadaan tersesat tidak tentu arah. Tentukan arah hidup sekarang juga, agar hidup ini lebih berarti.

Tekun dan Ulet. Tekunlah belajar kepada siapa saja termasuk kepada alam ini. Uletlah dalam bekerja. Karena kesuksesan hidup tidak akan dapat diraih kecuali dengan ketekunan dan keuletan dalam  mengejar mimpi.

Mau memberbaiki diri. Cara efektif untuk menjadi orang luar biasa adalah kemauan untuk merubah dan memperbaiki diri. Memperbaiki diri berarti juga meningkatkan kualitas diri. Jika selama ini kita sering telat shalat subuh, maka sekarang seharusnya sudah tidak lagi karena sudah bertekad untuk memperbaiki diri untuk meningkatkan kualiatas hidup.

Tidak mudah putus asa. Ini biasa penyakit yang sering kali menjangkiti kita, belum apa-apa sudah nyerah. Belum merencana sudah merasa semuanya tidak akan bisa diwujudkan. kita telah dikalahkan oleh semut yang dengan gigihnya mencari makanan lalu mengangkatnya dengan semangat, jika jalannya dihambat, maka dia akan mencari jalan lain atau memanjat hambatan tersebut, begitulah semut. Mungkin kita juga telah lupa bahwa banyak hal dalam hidup ini lahir dari hal-hal yang menurut kita tidak akan mungkin terjadi. Ingatlah kawan, ada keajaiban di dunia ini. Suatu saat nanti anda dan saya akan dikejutkan olehnya.

Peduli kepada sesama. Sudah menjadi janji Allah menolong dan mempermudah hambanya yang peduli terhadap hidup orang lain.

“Barangsiapa yang menolong saudaranya, Allah akan menolongnya. Barangsiapa membebaskan saudaranya dari suatu bencana, Allah akan membebaskannya dari bencana di hari kiamat” (HR.Muttafaqun Alaih)

So, meski keadaan kita miskin atau tidak berkecukupan, maka tetaplah berbuat baik dan peduli terhadap sesama, sebab masalah kepedulian bukan masalah orang kaya, melainkan kewajiban kita bersama. Bukankah kita semua suka jika Allah menolong dan memudahkan hidup kita?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s