Sejalar Kemunafikan

Banyak yang berlagak seperti orang bijak

pemberi nasehat

lalu duduk senyum tanpa peduli apa yang dikatakannya

Kamu harus sepeti ini

dan aku terserah aku

Bahasa diri sungguh luar biasa

namun dalam hati busuk

Entah kapan ada perjanjian untuk merubah kerja menjadi kata?

Bukan setan yang pintar

Tapi kita yang bodoh

Bodoh karena nafsu

Sejalar kemunafikan telah menafikkan kebenaran

Biar kau saja yang melakukan

aku terserah aku

kelak Tuhan pun akan berkata begitu

Aku terserah Aku

matilah kamu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s