Menyelesaikan Persoalan Hidup

Begitu banyak persoalan hidup yang harus kita hadapi, sehingga mendatangkan stress bagi mereka yang tak mampu menhadapinya. Sebenarnya bukan karena tidak mampu, karena Allah tidak menguji melebihi kesanggupan kita, melainkan karena minimnya ilmu  dan lemahnya tekad kita untuk menyelesaikan persoalan hidup tersebut.

Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dalam menjalankan kehidupan ini agar jangan sampai kita berputus asa karena rintangan yang menghadang atau keterbatasan dari dalam diri kita. Sebelum kita mulai tersenyumlah.. ^_^ karena justru sebenarnya persoalan hidup itu sedang mengajarkan kita sebuah ilmu yang sangat berharga dan menambahkan nilai hidup jika kita mampu menyelesaikannya dengan baik, dan di balik persoalan itu sesungguhnya ada kemudahan (kesuksesan) dari Allah. Selamat menikmati kesuksesan anda. Inilah dia ilmu yang perlu kita ketahui bersama dalam menjalani kehidupan ini.

Pertama, yang perlu kita ketahui sebelum jauh-jauh melangkah adalah bahwa hidup kita haruslah diselaraskan dengan kehendak Allah. Bukan kehendak Allah menyelaraskan dengan kehendak kita. Artinya hiduplah sesuai dengan keinginan Allah. Allah ingin kita jadi apa? Pribadi yang seperti apa? Jika Allah ingin kita menjadi orang yang jujur dan bertekad kuat maka jadilah orang yang jujur dan bertekad kuat. Semua keinginan Allah untuk kita tertuang dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah maka iqra’ “Bacalah” dan amalkanlah.

Kedua, tidak ada ujian atau persoalan hidup yang diberikan Allah melebihi kapasitas kita dalam menyelesaikan. Anda tidak akan diminta mengurusi Negara jika tidak mampu mengurusinya. Jadi realita kehidupan kita sekarang apa yang terjadi saat ini. Apa permasalahan atau persoalan hidup kita saat ini itu sudah sesuai dengan kadar kemampuan anda dalam menyelesaikannya. Ingatlah Allah itu tidak akan pernah menzhalimi hambanya.

Selain itu yang perlu diketahui adalah, setiap ujian yang diujikan Allah kepada kita sesungguhnya merupakan proses bagi kita untuk menaikan nilai hidup. Artinya ketika kita selesai menyelesaikan suatu urusan sesuai dengan kehendak Allah, maka derajat kita naik satu tingkatan, ilmu kita bertambah, dan kepercayaan hidup semakin meningkat. Jadi perhatikanlah, betapa sayangnya Allah kepada kira. Dia atur kehidupan agar ada proses kenaikan tingkat kualitas diri dalam diri para hambanya.

Ketiga, Tantangan, hambatan, dan keterbatasan merupakan serana pembelajaran yang handal untuk meraih sukses sejati. Semua rintangan tersebut sedang mengajarkan kita kreatifitas dan ilmu baru. Jika kita berhenti begitu saja ketika rintangan menghadang, maka kreatifitas kita tidak akan meningkat, dan ilmu pun juga tidak jadi bertambah, yang ada hanya anda akan menjadi tambah bodoh dan sengsara. Maka jangan pernah memberi alasan pada diri untuk malas menghadapi rintangan.

Ingatlah tidak kesuksesan yang instan. Jika anda lunak terhadap hidup ini maka hidup ini akan keras kepada anda, begitu kata Mas Andri Wongso.

Keempat, action “BERGERAKLAH” ilmu yang kita pelajari selamanya akan menjadi gelap, nilainya “NOL BESAR” jika tidak kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Benarlah apa yang dikatakan Mas Thomas Alfa Edison, “Sukses itu hasil dari 1% kecerdasan + 99% Kerja keras”.

Kelima, No Action, No Winner. Allah swt. berfirman,

“Sesungguhnya Allah tidak akan meribah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri” (Ar-Ra’d [13]: 11)

Jadi tunggu apa lagi, setelah mendapatkan ilmu segeralah beraksi, karena hidup kita tidak akan berubah tanpa ada aksi nyata!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s